Langsung ke konten utama

Lacak kisah masa kecil budhe Yanti

HALOOOOOO!1!1!1!

jadi, kawan-kawan! aku hari ini baru saja mewawancarai Budhe ku!
nama Budhe-ku adalah Budhe dr. Indrayanti S pPA (dengan gelar)
usia-nya sekarang adalah 49 Tahun, budhe-ku kelahiran tahun 1970! duluu, sewaktu budheku masih berumur 14 Tahun, dia tinggal di tempat tinggal-ku sekarang, yaitu di Jl Kapten P Tendean, kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta!!
sewaktu SMP, budhe-ku sekolah di SMP Negeri 8 Yogyakarta, sekolah Favorite se-kota Yogya. keren sekali, bukan? dia terkenal akan kegigihannya dalam belajar, dia sangat cermat dan juga sangat rajin!
dulu, sepulang sekolah dia pulang menggunakan Bis dari sekolahnya menuju rumah, karena jarak dari sekolah menuju rumah sangatlah jauh. setelah sampai, Budhe lagsung mengganti baju, dan belajar untuk mengulang pelajaran yang sudah dipelajari selama di sekolah hingga jam setengah tiga. lalu, budheku mandi dan mengurus kucing.

selain itu, ia senang sekali bermain dengan tetangga atau sepupu-nya setelah mengurus kucing. dulu ia bermain Dakon, Bola Bekel, Lompat tali, Kasti, Gobak Sodor, dan permainan lainnya. Budhe juga pernah ikut Ballet, tapi ia tidak menyukainya, lalu ia mulai mengikuti Senam lantai.

tidak jarang ia Bertanam dan Berkebun di Kebun belakang rumah. ia sukaa sekali menjahit, sama sepertiku dulu. biasanya jam 5, ia berhenti bermain lalu makan hingga maghrib. maghrib, ia shalat lalu mengaji hingga isya. setelah isya, budheku belajar bersama hiongga jam 9. setelah belajar, budheku menonton acara televisi Dunia dalam berita hingga jam 10. setelah itu, ia tidur.

Hari minggu, simbah kakung sering mengajak budhe-budheku, dan Pkadhe-pakdheku dan Ayahku untuk berlibur. seringkali mereka bermain Layangan, Tenis, Tenis meja, dan tak jarang jalan-jalan bersama. sebelum itu, Budheku menyuci sarung bantal, dan sepatunya. sedangkan sore nya, budheku menyetrika baju bajunya untuk 1 minggu kedepan.

seru sekali nampaknya! bagaimana? serukan keseharian budheku saat masih seusia-ku?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari ke-Empat : sak masakkk

aku mengawali hariku dengan terjatuh dari kasur, Nayra terllu kuat hingga menendangku jatuh ke lantai. aku membangunkan Nayra, kami berdua sarapan dan membersihkan diri. tak lupa kami beribadah sejenak. selanjutnya kami menuju sanggar, disana sudah banyak orang. lalu kami mulai berjalan menuju pasar, letaknya cukup jauh. kami melewati persawahan. kami akhirnya sampai di Pasar Talun, kami mencari bahan bahan yang hendak kami beli. kali ini aku memasak Tumis Kangkung, tanpa bumbu penyedap pastinya. aku, Nayra, dan Syifa berkeliling pasar. aku mencari Jamur Kancing, tapi ternyata tidak ada sama sekali di pasar. di pasar, aku mendengar banyak sekali berita yang dikeluarkan dari mulut penjual dan pembeli. mereka berdiskusi tentang harga cabai yang kian meningkat, harga tanah yang angka nol-nya tidak dapat dihitung jari lagi, dan sebagainya. aku menjadi teringat dengan singel ketiga milik Hindia yang berkolaborasi dengan Matter Mos yang berjudul Jam Makan Siang. lagunya berisikan tentan...

Belanja ke pasar

hai kawan-kawan! aku kali ini berbelanja ke pasar, dengan berjalan kaki. karena jarak dari rumahku menuju pasar hanya 200 meter! aku akan membuat tumis kangkung hari ini. jadi bahan-bahan yang aku perlukan adalah, Kangkung, Bawang putih, Bawang bombay, Tomat, dan Saus Tiram. ayahku juga menitip tempe kepadaku, jadi yasudah, aku belikan. aku tidak memakai kantung kresek, jadinya aku membawa tote bag dari rumah. sayang sekali, kangkung yang dijual di pasar sudah dibungkus plastik sejak awal. ini beberapa foto bahan masakanku;

Hari pertama Ekspedisi : Perjalanan menuju Dusun Sumber (Part 2)

Magelang, 05 Juli 2019 Sampai di Dusun Sumber Kami telah sampai di Dusun Sumber, akhirnya! kami semua berkumpul di sebuah sanggar yang bernama Sanggar Bangun Budaya, di sana kami disambut oleh teman-teman dari sanggar. kami dan teman-teman sanggar saling memperkenalkan diri. setelah perkenalan dan berbincang-bincang sedikit, aku dan Nayra diantarkan oleh Syifa ke rumahnya. aku akan menginap di rumah pak Budi dan bu Sri, yaitu orang tua dari Syifa dan sekaligus menjadi orang tua asuh kami berdua selama 6 hari kedepan. sampai di rumah, aku dan Nayra unpack barang-barang kami. setelah itu bu Sri menyuruh kami makan sop yang telah dibuatkan oleh bu Sri, rasanya enak banget. soalnya di rumah biasanya makan sarden atau daging doang, padahal aku suka banget makan sayur walau sampe sekarang masih 'gepeng' sih,hehe. selesai makan, aku mencuci piringku walau sebenarnya bu Sri menyuruhku untuk meletakkannya saja tanpa harus dicuci. tapi jujur, aku orangnya nggak enakan sama...